Paspor vaksin di Liga Premier 2021/2022
Libero.id - Pemerintah Inggris sudah mengizinkan Liga Premier 2021/2022 dihadiri penonton dengan kapasitas penuh. Tapi, mereka juga mengajukan syarat bahwa hanya orang-orang yang sudah divaksin yang boleh datang ke stadion. Fans juga harus tetap mengenakan masker.
Pemerintah di seluruh dunia sekarang sedang dihadapkan pada usaha untuk hidup berdampingan dengan Covid-19 karena pembatasan sosial hanya solusi jangka pendek. Salah satu caranya dengan sertifikat vaksin dan penggunaan masker di tempat-tempat umum.
Gaya hidup baru ini muncul menyusul kekhawatiran bahwa kerumunan besar dapat mempercepat penyebaran Virus Corona.
Untuk Liga Premier, Pemerintah Inggris dan FA akan mencoba untuk mendapatkan skema sertifikasi mulai dari pertandingan pertama musim baru, yaitu Brentford versus Arsenal pada 13 Agustus 2021. "Kami akan sangat mendorong olahraga untuk menggunakannya," tulis The Telegraph mengutip sumber terpercaya dari Kantor Perdana Menteri Boris Johnson.
"Saya pikir olahraga akan cukup didorong untuk melakukannya. Melalui pembinaan, kita akan dorong penggunaan masker. Tentunya event organizer bisa menjadikannya sebagai syarat masuk bagi orang-orang yang akan menonton pertandingan," tambah pernyataan itu.
Sertifikasi Covid-19 di Inggris akan menggunakan aplikasi dari Layanan Kesehatan Nasional (NHS). Sayangnya, mereka yang menghadiri acara baru-baru ini kesulitan mengakses aplikasi tersebut saat jaringan telepon kelebihan beban di area ramai.
Para pendukung The Three Lions yang menghadiri pertandingan Euro 2020 di Wembley dan turnamen tenis bergengsi di Wimbledon juga menyoroti kekurangan dalam sistem, yang melibatkan pemeriksaan sepintas aplikasi atau hasil tes oleh seorang steward.
"Tidak ada pembaca kode QR di Wembley. Petugas hanya bertanya apakah (kode QR) berarti saya sudah mendapat dua vaksinasi. Saya menjawab ya. Dia bilang lakukan. Saya bisa menggunakan kode pizza gratis," cuit penggemar Nottingham Forest, Martyn Scott.
Kini, Liga Premier sedang mencari cara untuk mengintegrasikan pemindaian kode QR di aplikasi NHS dengan memeriksa tiket di pintu putar semua stadion. Tapi, tidak jelas apakah solusi yang memadai telah ditemukan atau dapat diterapkan tepat waktu.
Pasalnya, regulasi musim depan berbeda dengan musim lalu. Pada paruh kedua 2020/2021 saat pendukung diizinkan datang ke stadion dengan kapasitas terbatas, Liga Premier dan English Football League (EFL) tidak diharuskan pemakaian masker saat duduk di kursi stadion atau di luar ruangan. Tapi, mereka wajib mengenakan saat di dalam ruangan.
Pada final Euro 2020 di Wembley, aturan serupa diberlakukan. Tapi, hampir secara universal diabaikan para pengunjung yang menyaksikan kekalahan dramatis Inggris dari Italia.
Premier League and EFL want a Covid passport scheme that all clubs can use https://t.co/ovt0okxVM3
— MailOnline Sport (@MailSport) April 12, 2021
(mochamad rahmatul haq/anda)
Persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Shin Tae-yong Minta Dukungan dan Doa Masyarakat Indonesia
Semangat pokoknya coach Shin!Pimpin Daftar Top Skor Sementara Liga 1 Musim Ini, Carlos Fortes Tak Ingin Jumawa
Musim lalu sempat menurun, tapi musim ini jadi gacor...Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Bertemu Brunei Darussalam
Semoga bisa lolos ke Piala Dunia 2026, Amin...Merupakan Rival Berat, Maciej Gajos Beri Tanggapan Soal Persija dan Persib
Bahkan pemain asing sampai tahu soal rivalitas ini...Alami Cedera Parah, Marko Simic Terpaksa Absen Membela Persija Selama 6 Pekan
Krisis penyerang dialami Persija saat ini...
Opini