Libero.id - Mungkin Anda sudah pernah mengikuti kasus ini, tapi ada baiknya membaca lebih lanjut kasus yang melibatkan pemain bintang sekaliber Karim Benzema. Ya, striker Real Madrid itu memang
sejak lama tersandung kasus pemerasan video porno, tetapi ia tak sendiri, melainkan juga dengan mantan rekan setimnya di timnas Prancis, Mathieu Valbuena.
Kasus yang telah bergulir sejak 2015 itu telah melewati serangkaian penyelidikan dan sidang, dan dalam putusan terbaru, Benzema telah itu dijatuhi hukuman 12 bulan alias 1 tahun kurungan penjara.
Menurut laporan dari ESPN, Benzema juga dikenakan denda uang sebesar 75 ribu euro/ Rp 1,2 miliar.
BREAKING : Karim Benzema dijatuhi hukuman penangguhan 1 tahun penjara + denda €75 ribu (Rp1,2 miliar) karena dianggap terlibat dalam kasus pemerasan terhadap kasus video seks Mathieu Valbuena (2015).
Benzema belum akan ditahan karena masih bisa banding.
? @GFFN pic.twitter.com/wp7Z1m97OF
— Extra Time Indonesia (@idextratime) November 24, 2021
Tentu saja Benzema tak tinggal diam, melalui pengacaranya ia akan mengajukan banding atas putusan yang ditetapkan di Versailles, Prancis, tersebut.
Selama persidangan yang berlangsung tiga hari pada Oktober lalu, Benzema sendiri tidak memutuskan hadir. Sang pengacara menyebut bahwa kliennya mangkir atas dasar alasan pekerjaan. Striker 33 tahun itu tentu saja masih merupakan bagian tak terpisahkan dari skuad Real Madrid.
Kronologi Kasus Karim Benzema
Untuk lebih jelasnya, seperti sekilas disebutkan diatas, kasus ini bermula pada 2015. Saat itu, Valbuena meminta seorang pria di Marseille, Axel Angot, untuk memindahkan konten yang berada di ponselnya ke perangkat lain. Namun, ternyata Angot malah menemukan video porno Valbuena.
Angot dan terdakwa ketiga, Mustapha Zouaoui, mencoba menggunakan video tersebut untuk menjahili Valbuena yang saat itu bermain untuk Olympique Lyon dan timnas Prancis.
Mereka meminta terdakwa lain dalam kasus ini, Youness Houass untuk membujuk Karim Zenati, yang tak lain teman masa kecil Benzema, agar melibatkan Benzema untuk menakut-nakuti Valbuena. Dalam pandangan jaksa, Benzema disini berstatus sebagai perantara.
Dan kasus inilah yang membuat nama Benzema tercoret dari Les Blues, dimana selama hampir enam tahun ia tak memperkuat Prancis. Namun, Benzema kini telah kembali menjadi bagian penting untuk Prancis.
Benzema telah bermain di Euro 2020 dan juga menjadi bintang kemenangan saat Prancis meraih trofi UEFA Nations League. Bersama Mbappe, ia menjadi duet lini serang Prancis yang sukses mengantarkan juara Piala Dunia 2018 itu ke babak utama Piala Dunia 2022 di Qatar.
(gigih imanadi darma/mag)
Media Malaysia Soroti 9 Pemain Timnas Indonesia yang Pilih Ikut Pendidikan Polisi
Di Malaysia, mimpi pemain muda gabung Real Madrid. Di Indonesia, jadi Polisi.Tegas! Termasuk Rumput, PSSI Pasti Benahi JIS Sesuai Arahan FIFA
PSSI pastikan jalankan semua rekomendasi FIFA.Sindir Pemain Timnas yang Daftar Polisi? Marselino Ferdinan Pose jadi Maling
Ada-ada saja ulah pemuda Indonesia yang satu ini.Piala AFF U-23 2023 di Depan Mata, 4 Pemain Timnas ini Justru Ikut Pendidikan Polisi
Cita-cita pemain itu seharusnya main di Real Madrid. Bukan jadi Polisi atau PNS.Asnawi Mangkualam Berpakaian Layaknya Artis K-Pop, Ini Tanggapan Kocak Netizen
Makin terbiasa dengan budaya di Korsel wkwk...
Opini