Berita

Statistik Mo Salah yang Mengejutkan Setelah Kegagalan Mesir di AFCON

Statistik mengejutkan Mo Salah setelah Mesir tersingkir dari AFCON, menyoroti tantangan yang dihadapinya.

Mohamed Salah, bintang sepak bola Mesir, kembali menjadi sorotan setelah tim nasionalnya tersingkir dari Piala Afrika (AFCON). Mesir harus mengakui keunggulan Senegal dalam pertandingan semifinal yang berlangsung hari Rabu, dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal yang dicetak oleh mantan rekan setimnya di Liverpool, Sadio Mane, menjadi penentu nasib tim Firaun di turnamen tersebut.

Baca juga : Berita Sepak Bola Terbaru, Analisis, Profil, Feature, Berita Sepak Bola Dunia dan Indonesia

Salah, yang dikenal dengan ketajamannya di lapangan, kali ini gagal menunjukkan performa terbaiknya. Dalam perjalanan Mesir menuju semifinal, Salah berhasil mencetak empat gol, yang merupakan pencapaian terbaiknya di AFCON. Namun, saat menghadapi Senegal, ia tampak kesulitan untuk memberikan dampak signifikan bagi timnya.

Menurut data dari OptaJoe, untuk pertama kalinya dalam pertandingan AFCON yang ia mainkan lebih dari 45 menit, Salah tidak berhasil menyentuh bola di area penalti lawan. Selain itu, ia juga gagal melepaskan tembakan tepat sasaran dan hanya menyelesaikan sembilan operan. Statistik ini jelas menggambarkan betapa sulitnya pertandingan tersebut bagi Salah.

Lebih lanjut, Salah hanya memenangkan empat dari 15 duel dan kehilangan penguasaan bola sebanyak 14 kali. Meski telah meraih banyak trofi selama kariernya di Anfield, Salah masih menantikan gelar kontinental pertamanya bersama Mesir. Terakhir kali Mesir memenangkan AFCON adalah pada tahun 2010, saat mereka mencatatkan hat-trick gelar.

Dengan usianya yang kini 33 tahun, AFCON 2027 mungkin menjadi kesempatan terakhir bagi Salah untuk meraih gelar yang selama ini menghindarinya. Meski demikian, perjalanan kariernya masih bisa memberikan banyak kejutan dan prestasi lainnya.

Setelah kekalahan di semifinal, para pemain Mesir tidak langsung kembali ke klub masing-masing. Mereka masih harus menghadapi pertandingan perebutan tempat ketiga pada hari Sabtu. Hal ini berarti Salah masih akan absen dalam pertandingan Premier League Liverpool melawan Burnley.

Sejauh ini, Salah telah melewatkan enam pertandingan Liverpool di berbagai kompetisi. Namun, ia diharapkan dapat kembali memperkuat timnya dalam laga Liga Champions melawan Marseille pada 21 Januari mendatang.

Meski penampilannya melawan Senegal kurang memuaskan, Salah berharap dapat membawa performa AFCON-nya ke Liverpool. Musim ini, ia baru mencetak lima gol di semua kompetisi untuk klubnya.

Penggemar Liverpool tentu berharap Salah dapat segera kembali ke performa terbaiknya dan membantu tim meraih kemenangan di sisa musim ini. Dengan dedikasi dan kerja kerasnya, Salah masih memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi signifikan bagi klub dan negaranya.

Meski tantangan di AFCON kali ini cukup berat, Salah tetap menjadi salah satu pemain terbaik yang dimiliki Mesir. Pengalamannya di level internasional dan klub akan menjadi modal berharga dalam menghadapi kompetisi mendatang.

Dengan semangat dan tekad yang kuat, Salah diharapkan dapat bangkit dari kekecewaan ini dan kembali menunjukkan kualitasnya di lapangan. Para penggemar sepak bola di seluruh dunia tentu menantikan aksi-aksi brilian dari pemain yang satu ini.

Dalam dunia sepak bola, kegagalan adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan. Salah, dengan segala prestasi dan pengalamannya, pasti akan belajar dari pengalaman ini dan kembali lebih kuat.

Jadi, mari kita tunggu dan saksikan bagaimana Salah akan mengatasi tantangan ini dan melanjutkan karier gemilangnya di masa depan. Dengan semangat juang yang tinggi, tidak ada yang tidak mungkin bagi pemain sekelas Mohamed Salah.

Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!