Cristiano Ronaldo Pertimbangkan Keluar dari Liga Pro Saudi
Ditulis oleh Dalu Ningrat NandikaRingkasan Berita
-
Cristiano Ronaldo mempertimbangkan hengkang dari Liga Pro Saudi karena merasa kompetisi tidak adil.
-
Ronaldo protes dengan tidak bermain untuk Al-Nassr setelah Al-Hilal merekrut Karim Benzema.
-
Pejabat Saudi menjelaskan investasi Al-Hilal berasal dari Pangeran Al-Waleed, bukan Dana Investasi Publik.
Cristiano Ronaldo mempertimbangkan keluar dari Liga Pro Saudi karena ketidakpuasan terhadap kondisi kompetisi.
Cristiano Ronaldo dan Liga Pro Saudi
Cristiano Ronaldo telah menjadi ikon Liga Pro Saudi sejak kedatangannya di Timur Tengah tiga tahun lalu. Namun, kini bintang asal Portugal tersebut dikabarkan mempertimbangkan untuk meninggalkan liga tersebut. Ronaldo merasa frustrasi dengan kondisi kompetisi yang dianggapnya tidak adil.
Baca juga : Lazio Lepas Vecino ke Celta Vigo, Belahyane dan Dele-Bashiru Tetap Bertahan
Liga Saudi melibatkan empat tim yang didanai oleh negara, termasuk Al-Ittihad, Al-Nassr, Al-Hilal, dan Al-Ahli. Ronaldo tidak bermain dalam pertandingan Al-Nassr melawan Al-Riyadh pada Senin malam sebagai bentuk protes, setelah mengetahui bahwa Al-Hilal akan merekrut bintang Al-Ittihad, Karim Benzema. Ronaldo merasa bahwa Al-Hilal diberi keleluasaan lebih dalam hal pengeluaran dibandingkan tim lainnya.
Protes Ronaldo dan Respon Saudi
Pejabat Saudi berusaha meredakan kemarahan Ronaldo. Menurut Diario AS, Arab Saudi menghubungi Ronaldo untuk menjelaskan bahwa sebagian besar pengeluaran tambahan Al-Hilal berasal dari investasi Pangeran Al-Waleed bin Talal, bukan dari Dana Investasi Publik (PIF).
Di musim dingin, Al-Hilal merekrut Kader Meite (Rp 480 miliar), Saimon Bouabre (Rp 368 miliar), dan Benzema, sementara Al-Nassr hanya mendatangkan dua pemain bebas transfer. Namun, Ronaldo diberitahu bahwa Al-Nassr berinvestasi lebih besar di musim panas.
Ronaldo dilaporkan mempertimbangkan untuk meninggalkan Saudi pada musim panas mendatang. Meskipun baru saja memperpanjang kontrak dengan Al-Nassr hingga 2027, Ronaldo tidak menutup kemungkinan untuk hengkang.
Al-Hilal telah menghabiskan Rp 10,3 triliun sejak kedatangan Ronaldo, dibandingkan dengan Rp 6,5 triliun yang diinvestasikan oleh Al-Nassr, atau Rp 5,8 triliun oleh Al-Ittihad. Angka-angka ini kemungkinan tidak termasuk gaji, atau gaji Ronaldo yang mungkin menjadi biaya terbesar.
Ronaldo dijadwalkan kembali bermain pada hari Jumat dalam pertandingan Al-Nassr melawan Al-Ittihad, tetapi belum jelas apakah dia akan tampil atau melanjutkan protesnya.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!