Berita

Strategi Parma Menaklukkan Milan di San Siro dengan Inspirasi Arsenal

Ringkasan Berita

  • Parma mengalahkan AC Milan 1-0 di San Siro berkat strategi set-piece ala Arsenal.

  • Carlos Cuesta terinspirasi dari pengalaman di Arsenal, menerapkan strategi set-piece efektif.

  • Keberhasilan Parma tunjukkan pentingnya strategi dan eksekusi untuk mengalahkan tim besar.

Parma mengalahkan Milan 1-0 di San Siro dengan strategi set-piece ala Arsenal yang diadopsi oleh Carlos Cuesta.

Inspirasi dari Arsenal

Parma berhasil menaklukkan AC Milan dengan skor 1-0 di San Siro berkat gol Mariano Troilo. Meski ada perdebatan mengenai legalitas gol tersebut, satu hal yang pasti, kemenangan ini bukanlah kebetulan. Posisi Lautaro Valenti di depan kiper Mike Maignan dirancang dengan cermat. Carlos Cuesta, pelatih Parma, terinspirasi dari pengalamannya sebagai asisten Mikel Arteta di Arsenal.

Baca juga : Gianluigi Donnarumma Menjadi Pahlawan Manchester City dengan Penyelamatan Krusial

Selama lima tahun di Arsenal, Cuesta bekerja sama dengan Nicolas Jover, pelatih set-piece yang dibawa Arteta pada 2021. Jover dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sepak bola modern. Strategi set-piece Arsenal yang efektif menjadi inspirasi bagi Cuesta untuk diterapkan di Parma.

Strategi Set-Piece yang Efektif

Strategi set-piece Arsenal yang dikembangkan Jover terbukti ampuh. Arsenal mencetak 19 gol dari set-piece di berbagai kompetisi hingga akhir Januari. Prinsipnya sederhana namun efektif: memenuhi kotak enam yard dan tiang dekat, membuat kiper kesulitan, dan beroperasi di batas hukum permainan.

Cuesta tampaknya memperhatikan strategi ini dengan seksama. Bahkan asisten pelatih Milan, Marco Landucci, mengakui hal ini di DAZN. Ia menyebut bahwa posisi pemain Parma sengaja ditempatkan untuk memanfaatkan bola ke tiang jauh. Cuesta sendiri mengungkapkan, "Saat kami bekerja pada set-piece, kami mencoba menyiapkan pemain untuk mencetak gol."

Ini adalah adaptasi cerdas dari seorang pelatih yang mengesankan di musim debutnya di Serie A. Cuesta tidak terjebak dalam ideologi yang kaku, melainkan memilih pendekatan pragmatis dan bekerja cerdas dengan pemain yang dimilikinya.

Apakah Valenti melanggar aturan atau tidak, itu adalah perdebatan untuk wasit. Yang jelas, Parma datang ke San Siro dengan rencana yang matang, dan rencana itu berhasil.

Keberhasilan Parma ini menunjukkan betapa pentingnya memiliki strategi yang baik dan kemampuan untuk menerapkannya dengan efektif. Cuesta telah membuktikan bahwa dengan inspirasi yang tepat dan eksekusi yang cerdas, timnya bisa mengalahkan lawan yang lebih kuat di atas kertas.

Dengan kemenangan ini, Parma menunjukkan bahwa mereka bukan hanya tim yang mengandalkan keberuntungan, tetapi juga memiliki kemampuan taktis yang mumpuni. Ini adalah pelajaran berharga bagi tim lain yang ingin bersaing di level tertinggi.

Keberhasilan Cuesta dalam menerapkan strategi Arsenal di Parma juga menunjukkan betapa pentingnya pengalaman dan pembelajaran dari klub-klub besar. Ini adalah contoh bagaimana pengetahuan dan pengalaman dapat diadaptasi dan diterapkan di lingkungan yang berbeda untuk mencapai kesuksesan.

Parma kini bisa melangkah ke pertandingan berikutnya dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi, mengetahui bahwa mereka memiliki kemampuan untuk bersaing dengan tim-tim besar. Ini adalah awal yang baik bagi Cuesta dan timnya di Serie A.

Dengan strategi yang tepat dan eksekusi yang baik, tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola. Parma telah membuktikan bahwa mereka bisa mengalahkan tim besar seperti Milan, dan ini bisa menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berkembang dan meraih kesuksesan lebih lanjut.

Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!