Antonio Conte mengungkapkan kemarahannya terhadap wasit dan krisis cedera Napoli setelah tersingkir dari Coppa Italia.
Kemarahan Conte Terhadap Wasit
Antonio Conte mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap keputusan wasit setelah Napoli tersingkir dari Coppa Italia melalui adu penalti melawan Como. Pertandingan yang berlangsung di Stadio Diego Armando Maradona berakhir imbang 1-1, dengan gol Antonio Vergara menyamakan kedudukan setelah penalti Martin Baturina. Kontroversi muncul ketika Jacobo Ramon tidak menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Rasmus Hojlund di tepi kotak penalti pada menit ke-50. Banyak yang merasa Ramon seharusnya menerima kartu merah langsung karena menghalangi peluang mencetak gol yang jelas.
Krisis Cedera dan Tantangan Napoli
Conte juga menyoroti krisis cedera yang melanda timnya. Napoli harus menghadapi Como dengan skuad yang tidak lengkap, sementara Como memiliki waktu istirahat 10 hari sebelum pertandingan. Napoli baru saja bermain melawan Genoa tiga hari sebelumnya, yang berakhir dengan kekalahan dan kehilangan pemain kunci, Scott McTominay, karena cedera. Meskipun demikian, Conte memuji para pemainnya yang telah berjuang keras di tengah keterbatasan sumber daya.
Napoli telah tersingkir dari Liga Champions dan kini dari Coppa Italia di babak perempat final. Conte menyatakan bahwa meskipun mereka memiliki ambisi besar, keterbatasan skuad membuat mereka kesulitan. Namun, ia tetap berterima kasih kepada para penggemar yang mendukung tim meski dalam situasi sulit.
Conte berharap agar wasit dan VAR dapat meningkatkan kinerja mereka, karena banyak pelatih, pemain, dan penggemar yang mengeluhkan keputusan yang merugikan. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas wasit dan VAR demi kebaikan sepak bola.
Dalam adu penalti yang berlangsung hingga sudden death, Romelu Lukaku dan Stanislav Lobotka melakukan kesalahan yang menentukan. Meskipun kecewa, Conte tetap memberikan apresiasi kepada timnya yang telah berusaha keras melawan Como yang memiliki skuad lengkap.
Napoli sebelumnya memenangkan Supercoppa Italiana dan Scudetto dalam satu setengah tahun terakhir. Namun, Conte menyadari bahwa ada tahun-tahun di mana mereka ingin mencapai lebih banyak, tetapi keterbatasan skuad membuatnya sulit untuk bersaing di level tertinggi.
Conte menegaskan bahwa meskipun mereka tidak berhasil mencapai semifinal Coppa Italia, timnya telah menunjukkan usaha yang luar biasa. Ia berharap agar para pemain terus berjuang dan belajar dari pengalaman ini untuk masa depan yang lebih baik.
Dengan segala tantangan yang dihadapi, Napoli tetap bertekad untuk bangkit dan memperbaiki performa mereka di sisa musim ini. Conte yakin bahwa dengan kerja keras dan dukungan dari penggemar, Napoli dapat mengatasi krisis ini dan kembali bersaing di level tertinggi.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!