Bayangkan jika pemain sekelas Javier Zanetti atau Edinson Cavani lebih memilih membela Italia?
Bayangkan jika pemain sekelas Javier Zanetti atau Edinson Cavani lebih memilih membela Italia?
Jika kamu suporter sejati, datanglah ke stadion lawan seorang diri, bukan bergerombol. Berani?
Ada banyak insiden yang terjadi selama turnamen tahun ini. Apa saja itu? Ini daftarnya.
Masih ada pihak yang mendukung Rashford dkk.
Dapat hadiah Ferrari 550 Maranello karena gol indah.
Semuanya berperan penting, namun pertarungan di lini tengah menjadi pembeda
Philippe Coutinho hanya dilabeli Rp 40 miliar.
Sudah menunggu lebih dari setengah abad.
Kejadian paling epic di final Euro 2020.
Ini rumah yang sangat kuno yang sudah ada sejak abad 16. Konon, ada hantunya juga.
Jadi bintang di Arsenal, tapi gagal di Barcelona. Kini, di usia senja dia mencari pengalaman baru di Al Khaldiya.
Parameternya adalah pertandingan-pertandingan penuh drama. Mana saja itu? Inilah daftarnya.
Setelah Euro 2020 dan Copa America 2021, sekarang giliran Piala Emas CONCACAF 2021 yang bergulir.
Siapa saja pemain-pemain ini? Yang jelas, tidak ada Cristiano Ronaldo atau Kylian Mbappe.
Kenapa tak ada nama Luis Suarez.
Selain target pasar yang jelas, Benua Eropa lebih menjanjikan.
Sempat diklaim sabotase Cristiano Ronaldo.
Inggris akan semakin matang di Piala Dunia 2022.
Candaan Bonucci tentang resep keberhasilan Italia.
Mikael Silvestre paling tak dihargai.