Philippe Coutinho bahkan layak jika harus dianugerahi gelar penyandang transfer terburuk sepanjang masa.
Philippe Coutinho bahkan layak jika harus dianugerahi gelar penyandang transfer terburuk sepanjang masa.
Akademi Real Madrid, La Fabrica secara luas dianggap sebagai salah satu pabrik talenta paling luar biasa di sepak bola Eropa.
Salah satu yang fenomenal adalah Paolo di Canio dan Emmanuel Adebayor.
Como melahirkan Pietro Vierchowod, Paolo Rossi, Marco Tardelli, hingga Gianluca Zambrotta. Bakal ada tim milik orang Indonesia di Serie A.
Laga itu terjadi di Piala UEFA musim 1998.
Ada yang berjuluk Andrea Pirlo baru tetapi gagal memenuhi ekspektasi.
Harapan Juventus yang belum terpenuhi dari kehadiran Cristiano Ronaldo.
Ada Harry Maguire, ada pula Dean Henderson.
Pelanggaran offside bisa diketahui otomatis. Canggih.
Banyak klub didirikan dengan nama tokoh setempat. Tapi ini klub di Paraguay, pakai nama Presiden Amerika Serikat.
Mereka terkesan tidak dipandang padahal jumlah gol yang dicetak cukup banyak.
Salah satu yang paling menonjol adalah Eric Cantona dari Leeds United ke Man United.
Tidak ada Cristiano Ronaldo. Tidak ada Messi. Salah satunya ada nama Kaka.
Tendangan bebas itu dibuat dari jarak 41 meter.
Line up ini banjir legenda seperti Ryan Giggs atau Wayne Rooney. Siapa kiper dengan assist terbanyak?
Tidak semua pemain muda yang diboyong ke Turin memiliki penampilan bagus maupun masa depan membanggakan. Ada yang tertipu iklan
Banyak pemenang yang meninggalkan Negeri Kincir Angin dengan transfer tinggi ke kompetisi lebih bergengsi.
Hal yang sama dilakukan Messi kepada Antoine Griezmann.
Bek Chelsea asal Perancis ini sering diikuti oleh mata lensa kamera rekan-rekannya. Baik saat di klub atau negara.
Korban serangan tidak hanya pemain Afrika, tetapi juga keturunan Asia.