Berita

Kemarahan Conte di Laga Inter vs Napoli: Insiden Kartu Merah dan Teriakan Kontroversial

Antonio Conte diusir keluar lapangan saat laga Inter vs Napoli setelah insiden kartu merah dan teriakan kepada ofisial keempat.

Pertandingan antara Inter Milan dan Napoli di Stadion Giuseppe Meazza pada 11 Januari 2026 menjadi sorotan setelah pelatih Napoli, Antonio Conte, diusir dari lapangan. Insiden ini terjadi di babak kedua ketika ketegangan memuncak akibat keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Inter.

Baca juga : Prediksi dan Analisis Derby County vs Leeds United | 11 Januari 2026

Keputusan penalti tersebut diberikan setelah VAR menilai adanya pelanggaran Amir Rrahmani terhadap Henrikh Mkhitaryan. Wasit Daniele Doveri, yang awalnya tidak melihat pelanggaran itu, akhirnya memutuskan untuk memberikan penalti setelah meninjau monitor di sisi lapangan.

Conte, yang tidak setuju dengan keputusan tersebut, menunjukkan kemarahannya dengan menendang bola ke arah garis gawang Inter. Aksi ini membuat wasit memberikan kartu merah kepada Conte, yang semakin memicu kemarahan pelatih asal Italia tersebut.

Sebelum meninggalkan lapangan, Conte melempar botol ke tanah dan berteriak kepada ofisial keempat. Teriakan itu berisi ungkapan kekecewaan dan kemarahan yang ditujukan kepada para ofisial pertandingan.

Insiden Kartu Merah dan Teriakan Kontroversial

Menurut laporan Sport Mediaset, Conte berulang kali berteriak, “Malu kalian, malu kalian semua.” Teriakan ini menggambarkan betapa frustrasinya Conte terhadap keputusan wasit yang dianggapnya tidak adil.

Setelah insiden tersebut, Hakan Calhanoglu berhasil mengeksekusi penalti dan membawa Inter unggul 2-1. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama karena Scott McTominay berhasil menyamakan kedudukan beberapa menit kemudian.

Insiden ini menambah daftar panjang kontroversi yang melibatkan Conte selama karier kepelatihannya. Dikenal sebagai pelatih yang penuh semangat, Conte sering kali terlibat dalam situasi panas di pinggir lapangan.

Reaksi Publik dan Dampak pada Pertandingan

Reaksi publik terhadap insiden ini beragam. Beberapa pihak mendukung tindakan Conte sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit yang dianggap tidak adil, sementara yang lain mengkritik perilakunya yang dianggap tidak profesional.

Insiden ini juga mempengaruhi jalannya pertandingan. Ketegangan di lapangan meningkat, dan kedua tim bermain dengan intensitas tinggi hingga peluit akhir dibunyikan.

Dalam dunia sepak bola, insiden seperti ini bukanlah hal baru. Namun, setiap kejadian selalu memberikan pelajaran bagi semua pihak yang terlibat, baik itu pemain, pelatih, maupun ofisial pertandingan.

Bagi Conte, insiden ini mungkin menjadi momen refleksi untuk menilai kembali pendekatannya dalam menghadapi situasi sulit di lapangan.

Secara keseluruhan, pertandingan antara Inter dan Napoli ini tidak hanya menawarkan drama di lapangan, tetapi juga menyoroti pentingnya pengendalian emosi dalam olahraga profesional.

Dengan insiden ini, sepak bola sekali lagi menunjukkan bahwa di balik permainan yang indah, ada dinamika kompleks yang melibatkan emosi, keputusan, dan reaksi yang bisa mempengaruhi hasil akhir.

Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!