Ringkasan Berita
-
Massimiliano Allegri memperingatkan AC Milan setelah kesalahan berulang dalam hasil imbang melawan Fiorentina dan Genoa.
-
Allegri kecewa dengan Milan yang gagal memanfaatkan peluang dan membuat kesalahan taktis di menit akhir pertandingan.
-
Allegri menyoroti tantangan adaptasi pemain baru seperti Jashari dan pentingnya presisi dalam penyelesaian akhir.
Massimiliano Allegri mengkritik AC Milan atas kesalahan berulang dalam hasil imbang 1-1 melawan Fiorentina dan Genoa.
Massimiliano Allegri memberikan peringatan kepada AC Milan setelah mereka kembali mengulangi kesalahan yang sama dalam hasil imbang 1-1 melawan Fiorentina, setelah sebelumnya juga mendapatkan hasil serupa melawan Genoa. Dalam dua pertandingan berturut-turut, Rossoneri harus puas dengan satu poin melawan tim-tim yang berada di papan bawah klasemen.
Setelah hasil imbang 1-1 di Genoa pada pertengahan pekan dengan penalti yang terlewatkan di menit-menit akhir, mereka kembali mendapatkan hasil yang sama melawan Fiorentina. Pietro Comuzzo membawa tuan rumah unggul dengan sundulan bebas dari sepak pojok, kemudian Christopher Nkunku menyamakan kedudukan dengan tembakan keras di tiang dekat setelah menerima umpan dari Youssouf Fofana.
Ada momen menegangkan lainnya di masa injury time ketika Marco Brescianini hampir mencetak gol dari jarak enam yard, pada saat itulah Allegri berjalan menuju terowongan sebelum peluit akhir dibunyikan.
Kesalahan Berulang Milan
Allegri mengungkapkan kekecewaannya terhadap kesalahan yang terus diulang oleh Milan. “Kami bermain baik di babak pertama dan memiliki peluang untuk mencetak gol yang tidak kami manfaatkan, kemudian setelah jeda, Fiorentina lebih banyak menguasai bola,” ujar Allegri kepada DAZN Italia.
“Setelah kebobolan, kami memiliki kesabaran untuk memasukkan bola ke area akhir, tetapi setelah menyamakan kedudukan, kami membuat kesalahan yang sama seperti saat melawan Genoa. Masih ada tujuh menit tersisa dan dengan waktu sebanyak itu, Anda tidak bisa kehilangan bola dengan mudah, Anda harus bermain lebih baik di dekat area penalti. Para pemain tahu ini.”
Performa Pemain dan Tantangan Taktis
Fullkrug tampil mengesankan di babak pertama, berkolaborasi dengan Christian Pulisic untuk menciptakan beberapa peluang, tetapi Ardon Jashari yang memulai debutnya di Serie A kesulitan menggantikan peran Luka Modric. “Dalam sepak bola, Anda tidak bisa memiliki 100 peluang, jadi Anda harus lebih presisi dalam penyelesaian akhir. Kami saat ini berada di posisi kedua klasemen, yang merupakan hasil yang baik, dan kami harus melanjutkan perjalanan kami,” kata Allegri.
Allegri juga menyoroti tantangan taktis yang dihadapi oleh pemain baru seperti Jashari. “Saya pikir Jashari tampil baik, dia belum banyak bermain setelah cedera serius, itu tidak mudah. Dia memiliki banyak kualitas, dia perlu memahami sepak bola Italia, yang mungkin tampak sederhana dari luar, tetapi sangat sulit secara taktis. Banyak yang kesulitan untuk beradaptasi dan memahaminya.”
Allegri melakukan beberapa perubahan dengan mengistirahatkan Luka Modric, Adrien Rabiot, Rafael Leao, dan Youssouf Fofana. “Saya pikir kami tampil sedikit lebih baik setelah perubahan, dan kami perlu lebih fokus pada permainan set-piece, karena situasi ini dapat mengubah jalannya pertandingan,” ujar Allegri.
“Tim menghabiskan banyak energi di babak pertama, Loftus-Cheek, Jashari, Ricci, dan Estupinan tampil baik, kami perlu mengistirahatkan beberapa pemain yang telah menjadi andalan sejauh musim ini. Dibutuhkan kesabaran, karena kami ingin mencapai akhir Mei di empat besar, dan itu tidak mudah. Nkunku tampil baik sebagai penyerang tengah, Leao tidak dalam kondisi fisik yang baik hari ini, kami sedang berusaha memulihkan semua pemain dan saya senang.”
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!