Inter Optimis dengan Rotasi Tim, Milan Unggul dalam Perebutan Scudetto
Ditulis oleh Dalu Ningrat NandikaRingkasan Berita
-
Presiden Inter, Beppe Marotta, mendukung rotasi tim jelang perempat final Coppa Italia melawan Torino.
-
Inter tidak melakukan perekrutan besar di bursa transfer Januari, mengandalkan pemain akademi muda.
-
Inter harus fokus menghadapi jadwal padat dan persaingan ketat dengan Milan untuk Scudetto.
Presiden Inter, Beppe Marotta, mendukung rotasi tim untuk perempat final Coppa Italia melawan Torino dan mengakui Milan memiliki keunggulan dalam perebutan Scudetto.
Rotasi Tim Inter untuk Coppa Italia
Presiden Inter, Beppe Marotta, menyatakan dukungannya terhadap rotasi tim yang dilakukan menjelang pertandingan perempat final Coppa Italia melawan Torino. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion U-Power di Monza pada pukul 20.00 GMT (21.00 CET). Pemenang akan ditentukan setelah 90 menit atau langsung ke adu penalti, kemudian menghadapi Napoli atau Como di semifinal. Pertandingan ini dimainkan di tempat netral karena San Siro sedang dipersiapkan untuk upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin. Marotta memiliki keyakinan penuh pada skuad Inter.
Baca juga : Alex Iwobi Menyindir Kobbie Mainoo Usai Insiden di Laga Man Utd vs Fulham
"Inter wajib mengincar hasil maksimal di setiap turnamen yang mereka ikuti," kata Marotta kepada Sport Mediaset. "Tentu saja, dengan jadwal pertandingan yang padat ini, Chivu dengan bijak merotasi skuad yang ada. Kami memiliki skuad besar, tetapi berkualitas tinggi, jadi kami mendukung pilihannya dan tetap menghormati Torino."
Keunggulan Milan dalam Perebutan Scudetto
Inter tidak melakukan perekrutan besar pada bursa transfer Januari, meskipun sempat terlihat dekat untuk mendapatkan pemain baru. "Ini adalah jendela transfer untuk memperbaiki masalah, dan kami tidak memerlukannya, karena kami telah bekerja keras selama musim panas. Chivu juga dapat mengandalkan pemain dari akademi muda, jadi ini memuaskan," ujar Marotta. "Kami memiliki masalah kecil dengan Dumfries, kami tidak tahu kapan dia akan kembali, tetapi kami optimis dia akan segera kembali. Kami memiliki pemain untuk mengisi peran di semua kompetisi yang kami ikuti."
Nerazzurri berada di puncak klasemen Serie A dan telah memesan tempat di babak play-off Liga Champions, tetapi akan menghadapi pertandingan ini tanpa Nicolò Barella, Hakan Calhanoglu, dan Denzel Dumfries yang cedera. Matteo Darmian seharusnya memulai pertandingan pertamanya musim ini, tetapi malah absen karena masalah perut. Ini berarti Matteo Cocchi, yang baru berusia 19 tahun pada hari Minggu, dan Issiaka Kamate mendapatkan debut penuh mereka untuk Inter.
Mengingat Inter memiliki tujuh pertandingan yang harus dimainkan pada bulan Februari, apakah Milan menjadi pesaing utama untuk Scudetto, juga dibantu oleh eliminasi awal mereka di Coppa Italia? "Ini bukan hanya duel dengan Milan, tetapi semua tim di posisi teratas, karena mereka semua bisa mengincar hasil maksimal. Sepak bola berbeda dari masa lalu, jadi fakta bahwa Milan adalah satu-satunya dalam grup itu yang hanya memiliki satu turnamen untuk fokus, itu adalah keuntungan," kata Marotta. "Kami terbiasa menghadapi banyak pertandingan, kami bermain 64 musim lalu, mencapai Final Liga Champions dan bersaing hingga akhir untuk Scudetto. Kami tidak boleh menyerah, kami harus berjuang keras dengan tekanan fisik dan psikologis yang datang dengan jadwal ini."
Inter-fans.jpg"}" data-trix-content-type="image" class="attachment attachment--preview">Inter harus tetap fokus dan berjuang keras untuk setiap pertandingan yang mereka hadapi. Dukungan dari para penggemar diharapkan dapat memberikan semangat tambahan bagi tim untuk mencapai hasil terbaik di setiap kompetisi yang mereka ikuti.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!
- Tag :
- Coppa Italia
- Beppe Marotta