Xavi Buka Mulut Tentang Kenapa Tak Pernah Raih Ballon d'Or di Era Messi dan Ronaldo

image

Meskipun prestasinya di lapangan sangat luar biasa, Xavi tidak pernah berhasil memenangkan Ballon d'Or.

Xavi Hernandez, salah satu gelandang terbaik yang pernah ada, berbicara tentang perjalanan kariernya yang gemilang di Barcelona. Di bawah asuhan Pep Guardiola, Xavi menjadi bagian integral dari era keemasan klub Catalan ini. Bersama Lionel Messi, Andres Iniesta, dan Carles Puyol, Xavi membantu Barcelona mendominasi sepak bola Eropa.

Namun, meskipun prestasinya di lapangan sangat luar biasa, Xavi tidak pernah berhasil memenangkan Ballon d'Or. Penghargaan ini selalu jatuh ke tangan Messi atau Cristiano Ronaldo selama masa kariernya. Xavi mengakui bahwa jika Messi dan Ronaldo tidak ada, mungkin dia akan memiliki kesempatan lebih besar untuk meraihnya.

Pandangan Xavi Tentang Ballon d'Or

Xavi dengan rendah hati mengakui bahwa dirinya tidak lebih baik dari Messi atau Ronaldo. Dalam sebuah wawancara dengan Diario AS, Xavi mengatakan, "Saya tidak menganggap diri saya lebih baik dari Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo, pemenang Ballon d'Or di tahun-tahun tersebut, sama sekali tidak."

Xavi menjelaskan bahwa meskipun dia adalah seorang playmaker yang luar biasa, dia tidak memiliki kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan sendirian seperti yang bisa dilakukan oleh Messi atau Ronaldo. Dia merasa bangga telah finis di posisi ketiga sebanyak tiga kali (pada tahun 2009, 2010, dan 2011), meskipun tidak ada penghargaan resmi untuk posisi tersebut.

Xavi bercanda bahwa dia berharap France Football akan memberinya beberapa trofi perunggu untuk dipajang di museumnya. Dia menyebut foto bersejarahnya bersama Andres Iniesta dan Lionel Messi sebagai kemenangan dari sebuah filosofi, pengakuan unik terhadap gaya dan warisan mereka.

Pada tahun 2009, Messi memenangkan Ballon d'Or pertamanya, mengalahkan Ronaldo dan Xavi. Tahun berikutnya, Xavi kembali harus puas berada di belakang Messi dan Iniesta. Dan pada tahun 2011, Messi meraih Ballon d'Or ketiganya secara berturut-turut setelah mengalahkan Ronaldo dan Xavi dalam pemungutan suara.

Xavi tetap bersyukur bisa menjadi bagian dari momen bersejarah tersebut. Dia melihat pencapaiannya sebagai bagian dari kemenangan kolektif tim dan filosofi bermain yang mereka anut. Bagi Xavi, penghargaan terbesar adalah pengakuan terhadap gaya bermain dan kontribusinya dalam mengangkat Barcelona ke puncak kejayaan.

Meski tidak pernah meraih Ballon d'Or, Xavi tetap menjadi ikon sepak bola dunia. Dia adalah contoh sempurna dari dedikasi, kerja keras, dan keahlian yang luar biasa di lapangan. Xavi menginspirasi banyak pemain muda untuk bermain dengan cara yang benar, menekankan pentingnya kerja sama tim dan kecerdasan taktis.

Dalam setiap pertandingan, Xavi menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengatur tempo permainan dan memberikan umpan-umpan akurat yang membuka peluang bagi rekan-rekannya. Dia adalah jantung dari permainan Barcelona dan menjadi panutan bagi banyak gelandang di seluruh dunia.

Xavi mungkin tidak memiliki Ballon d'Or di lemari trofinya, tetapi warisannya dalam sepak bola jauh lebih berharga. Dia adalah simbol dari era keemasan Barcelona dan salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola modern.

Jadi, meskipun Ballon d'Or mungkin tidak pernah menjadi miliknya, Xavi tetap menjadi legenda yang dihormati dan dicintai oleh penggemar sepak bola di seluruh dunia. Dia adalah bukti bahwa kesuksesan sejati tidak selalu diukur dengan penghargaan individu, tetapi dengan dampak dan warisan yang ditinggalkan.


You Might Also Like