Gianni Infantino Jawab Kritik Soal Penghargaan Perdamaian FIFA untuk Donald Trump

Gianni Infantino Jawab Kritik Soal Penghargaan Perdamaian FIFA untuk Donald Trump

Ringkasan Berita

  • FIFA memberikan penghargaan perdamaian kepada Donald Trump menjelang Piala Dunia 2026.

  • Penghargaan ini menuai kritik karena kebijakan imigrasi Trump yang kontroversial.

  • Infantino tetap mendukung penghargaan tersebut, menekankan peran Trump dalam perdamaian.

Gianni Infantino mengeluarkan pernyataan terkait pencabutan penghargaan perdamaian FIFA dari Donald Trump.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, baru-baru ini mengeluarkan pernyataan terkait pemberian penghargaan perdamaian FIFA kepada Donald Trump. Menjelang pengundian Piala Dunia 2026 di Kennedy Center, Washington, D.C, FIFA mengumumkan penghargaan baru ini yang diciptakan untuk menghormati mereka yang menunjukkan tindakan luar biasa untuk perdamaian. Meskipun tidak ada kriteria spesifik yang disebutkan, Trump diumumkan sebagai pemenang pertama dan menerima penghargaan tersebut, bersama dengan medali dan sertifikat peringatan.

Dalam sebuah video yang menyoroti Trump, Infantino menyebut pria berusia 79 tahun itu sebagai 'pemimpin yang peduli pada rakyat' dan FIFA menyoroti upayanya dalam membantu Kongo DR dan Rwanda menandatangani perjanjian damai bersejarah serta membawa gencatan senjata antara Israel dan Palestina. Trump menyebut menerima penghargaan tersebut sebagai 'salah satu penghormatan terbesar dalam hidup saya'.

Namun, keputusan tersebut menuai kritik dari berbagai pihak. Kebijakan imigrasi yang keras dari pemerintahan Trump melalui Immigration and Customs Enforcement (ICE) yang menyebabkan kematian Renee Good dan Alex Pretti di Minneapolis, membuat banyak pihak menyerukan agar penghargaan tersebut dicabut. Meski mengakui adanya 'reaksi kuat', Infantino tetap teguh pada keputusannya dan percaya bahwa Trump layak menerima penghargaan tersebut karena perannya dalam 'menyelesaikan konflik dan menyelamatkan nyawa'.

Dalam wawancara panjang dengan Sky News' The World bersama Yalda Hakim, Infantino mengatakan, 'Jadi, apapun yang bisa kita lakukan untuk membantu perdamaian di dunia, kita harus melakukannya, dan untuk alasan ini, sudah lama kami berpikir apakah kami harus melakukan sesuatu untuk memberi penghargaan kepada orang-orang yang melakukan sesuatu.' 'Bukan hanya Gianni Infantino yang mengatakannya... ada pemenang Nobel Perdamaian yang mengatakan ini. Dia berperan penting dalam menyelesaikan konflik dan menyelamatkan ribuan nyawa.'

Infantino dan Trump telah bekerja sama menjelang Piala Dunia mendatang, di mana AS menjadi tuan rumah 78 dari 104 pertandingan di 11 kota. Situasi di AS telah membuat banyak pihak mengusulkan beberapa negara memboikot Piala Dunia, tetapi Infantino sangat menentang hal itu, berkomentar, 'Saya pikir, di dunia kita yang terpecah, di dunia kita yang agresif, kita membutuhkan kesempatan di mana orang bisa datang, bisa bertemu di sekitar hasrat [untuk sepak bola].'

Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!

Comments (0)

Tidak ada komentar, jadilah yang pertama!

You Might Also Like