Ringkasan Berita
-
Moise Kean menegaskan Fiorentina harus memperbaiki pertahanan setelah imbang 2-2 melawan Torino.
-
Kean optimis Fiorentina bisa keluar dari zona degradasi dengan kerja keras dan dukungan penuh.
-
Kean membantah rumor negatif dan menegaskan komitmennya meski menghadapi kritik dan masalah pribadi.
Moise Kean mengajak Fiorentina untuk tetap optimis setelah hasil imbang 2-2 melawan Torino dan menanggapi kritik yang diterimanya.
Kean dan Tantangan Fiorentina
Moise Kean mengakui bahwa Fiorentina harus berbuat lebih banyak setelah hasil imbang 2-2 melawan Torino. Meski demikian, ia menanggapi kritik yang diterimanya dengan tegas. 'Saya bahkan datang di hari libur saya,' ujar Kean. Dalam pertandingan tersebut, Fiorentina sempat tertinggal 1-0 akibat gol Cesare Casadei, namun berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 berkat gol jarak jauh Manor Solomon dan penyelesaian dari Kean. Sayangnya, di menit-menit akhir, pertahanan kembali lengah saat tendangan bebas, memungkinkan Guillermo Maripan menyamakan kedudukan.
Kean berdiri teguh membela performanya di Fiorentina. 'Kami terlalu sering kebobolan di menit-menit akhir, kehilangan poin yang seharusnya bisa membawa kami keluar dari zona degradasi,' ungkap Kean dalam konferensi persnya. 'Kami harus terus bekerja keras. Hal yang tidak boleh kami lakukan adalah menyerah, karena itu akan membunuh kami saat ini. Saya optimis tentang masa depan Fiorentina. Kami akan bekerja untuk memperbaiki pertahanan di menit-menit akhir dan situasi bola mati, karena kami tidak bisa terus melakukan kesalahan yang sama. Kami butuh dukungan dari semua orang di Florence, karena hanya dengan bekerja sama kita bisa keluar dari situasi ini.'
Perjuangan Pribadi dan Kritik
Ini adalah pertama kalinya Kean kembali masuk starting XI setelah tiga pertandingan, karena ia berjuang mengatasi masalah pergelangan kaki yang berulang. 'Saya merasa lebih baik, dan saya mencoba menjadi lebih kuat setiap hari,' kata pemain internasional Italia ini. Dalam beberapa minggu terakhir, ada kritik termasuk rumor di media bahwa ia sering terlambat datang ke latihan. 'Siapa yang mengatakan itu? Itu tidak benar, saya selalu berada di Viola Park selama momen-momen sulit, bahkan ketika saya libur. Saya juga memiliki situasi keluarga yang harus saya tangani, jadi saya perlu bersama mereka, tetapi selebihnya, saya tidak tahu apa yang Anda bicarakan.'
Kean masih menjadi pencetak gol terbanyak bersama Fiorentina musim ini dengan tujuh gol dalam 26 pertandingan kompetitif, sementara Alberto Gudmundsson juga mencetak tujuh gol, tetapi dengan 30 penampilan.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!