Ringkasan Berita
-
Donyell Malen memulai karirnya di AS Roma dengan mencetak tiga gol dalam empat pertandingan Serie A.
-
Malen dibandingkan dengan legenda Marco van Basten setelah performa gemilangnya melawan Cagliari.
-
AS Roma memiliki masa depan cerah dengan pemain muda berbakat seperti Malen dan Niccolò Pisilli.
Donyell Malen mencetak tiga gol dalam empat pertandingan Serie A pertamanya untuk Roma, menciptakan perbandingan dengan legenda sepak bola Marco van Basten.
Donyell Malen dan Awal Karirnya di AS Roma
Donyell Malen, pemain muda berbakat asal Belanda, memulai karirnya di AS Roma dengan gemilang. Dalam empat pertandingan pertamanya di Serie A, ia berhasil mencetak tiga gol, sebuah pencapaian yang membuat banyak orang membandingkannya dengan legenda sepak bola Marco van Basten. Malen sendiri merasa tersanjung dengan perbandingan ini, tetapi ia tetap rendah hati dan fokus pada permainannya.
Pada pertandingan melawan Cagliari, Malen menunjukkan performa yang mengesankan dengan mencetak dua gol. Gol pertamanya dicetak dengan teknik yang luar biasa, mengelabui kiper dari sudut yang sempit. Gol kedua datang dari kerjasama tim yang apik, di mana Malen berhasil menyelesaikan umpan silang dari Zeki Celik dengan sempurna.
Perbandingan dengan Marco van Basten
Setelah pertandingan, banyak yang membandingkan Malen dengan Marco van Basten, salah satu pemain legendaris AC Milan. Van Basten dikenal dengan kemampuan teknis dan insting mencetak golnya yang tajam. Meskipun Malen merasa terhormat dengan perbandingan ini, ia menyadari bahwa jalan masih panjang untuk mencapai level yang sama dengan Van Basten.
Dalam wawancara dengan Sky Sport Italia, Malen menyatakan, "Van Basten adalah pemain yang sangat istimewa, tidak! Saya sangat senang dengan kemenangan ini, gol-golnya, dan assist yang bagus. Semua orang bermain dengan baik, jadi ini hari yang baik."
Malen bergabung dengan AS Roma dengan status pinjaman dari Aston Villa dengan biaya sekitar Rp 33 miliar, dengan opsi pembelian permanen sekitar Rp 413 miliar jika Roma lolos ke kompetisi Eropa di akhir musim.
Sejauh ini, Malen telah menunjukkan potensi besar dengan mencetak tiga gol dalam empat pertandingan Serie A. Ini adalah awal yang menjanjikan bagi karirnya di Italia.
Di samping Malen, Niccolò Pisilli, produk akademi muda Roma, juga menunjukkan performa yang menjanjikan. Malen memuji Pisilli sebagai pemain yang luar biasa dan penting bagi tim karena energinya yang tak kenal lelah.
Dengan kemenangan ini, Roma berhasil menyamai poin Juventus di posisi keempat klasemen setelah Juventus ditahan imbang 2-2 oleh Lazio.
Pisilli menambahkan, "Ini adalah penampilan yang bagus, saya mencoba memberikan kontribusi saya, kami bermain dengan intensitas tinggi, dan terkadang menampilkan sepak bola berkualitas."
Dengan kombinasi pemain muda berbakat seperti Malen dan Pisilli, AS Roma memiliki masa depan yang cerah di Serie A.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!