Ringkasan Berita
-
Roberto De Zerbi meninggalkan Marseille setelah kesepakatan bersama, membuka peluang kembali ke Premier League.
-
Marseille dan De Zerbi sepakat berpisah setelah tim terpuruk di posisi keempat dan tersingkir dari Liga Champions.
-
De Zerbi dikaitkan dengan Tottenham Hotspur, berpotensi kembali ke Premier League untuk meningkatkan performa tim.
Roberto De Zerbi meninggalkan Marseille dan dikaitkan dengan kembalinya ke Premier League.
Kepergian De Zerbi dari Marseille
Roberto De Zerbi telah resmi meninggalkan Marseille melalui kesepakatan bersama, di tengah spekulasi kuat mengenai kemungkinan kembalinya ke Premier League. Mantan pelatih Brighton ini mengambil alih posisi di Marseille pada musim panas 2024 dan berhasil membawa tim tersebut ke posisi kedua di Ligue One pada musim pertamanya.
Namun, musim ini Marseille berada di posisi keempat klasemen, terpaut 12 poin dari puncak, dan tersingkir dari Liga Champions setelah kekalahan 3-0 dari Club Brugge. Kekalahan telak 5-0 dari Paris Saint-Germain pada hari Minggu menjadi pertandingan terakhirnya sebagai pelatih, dengan kedua belah pihak memutuskan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk berpisah.
Pernyataan Resmi dari Marseille
Menurut BBC, Marseille mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan: "Olympique de Marseille dan Roberto De Zerbi, pelatih tim utama, telah mengumumkan akhir dari kerja sama mereka melalui kesepakatan bersama. Setelah diskusi antara semua pemangku kepentingan dalam manajemen klub - pemilik, presiden, direktur sepak bola, dan pelatih - diputuskan untuk melakukan perubahan di pucuk pimpinan tim utama. Ini adalah keputusan kolektif yang sulit, diambil setelah pertimbangan matang demi kepentingan terbaik klub, untuk merespons tantangan olahraga di akhir musim."
Keputusan ini menunjukkan betapa pentingnya bagi klub untuk terus beradaptasi dan merespons dinamika kompetisi yang terus berubah. Dengan posisi di klasemen yang tidak sesuai harapan, perubahan ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi tim.
De Zerbi sendiri telah dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke sepak bola Inggris, dengan rumor yang menyebutkan bahwa ia menjadi kandidat kuat untuk posisi manajer di Tottenham Hotspur. Tekanan semakin meningkat pada Thomas Frank setelah timnya kalah 2-1 di kandang dari Newcastle, meninggalkan mereka di posisi ke-16 di Premier League dan hanya lima poin di atas zona degradasi.
Sebelumnya, De Zerbi juga menjadi kandidat pada tahun 2023 untuk menggantikan Antonio Conte sebelum Spurs memutuskan untuk menunjuk Ange Postecoglou. Kembalinya De Zerbi ke Premier League bisa menjadi langkah strategis bagi klub yang membutuhkan perubahan dan peningkatan performa.
Dengan pengalaman dan rekam jejaknya, De Zerbi diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi tim yang akan ia tangani selanjutnya. Keberhasilannya di Marseille, meskipun singkat, menunjukkan kemampuannya dalam mengelola tim di tingkat tertinggi.
Keputusan untuk meninggalkan Marseille mungkin sulit, tetapi ini adalah bagian dari perjalanan karier yang dinamis dalam dunia sepak bola. Setiap akhir adalah awal yang baru, dan bagi De Zerbi, ini bisa menjadi kesempatan untuk membuktikan kemampuannya di liga yang lebih kompetitif.
Para penggemar dan pengamat sepak bola akan menantikan langkah selanjutnya dari De Zerbi. Apakah ia akan kembali ke Premier League atau memilih tantangan baru di tempat lain, hanya waktu yang akan menjawabnya.
Yang pasti, kepergian De Zerbi dari Marseille menandai akhir dari sebuah era dan awal dari peluang baru yang menarik di dunia sepak bola.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!