Capello Kritik Bastoni dan Chivu Usai Insiden Inter vs Juventus

Capello Kritik Bastoni dan Chivu Usai Insiden Inter vs Juventus

Ringkasan Berita

  • Fabio Capello kecewa dengan simulasi Alessandro Bastoni saat Inter melawan Juventus.

  • Capello menyoroti tindakan Bastoni yang menipu wasit dan mengecewakan penggemar.

  • Pelatih Inter, Cristian Chivu, dianggap tidak konsisten dalam komentarnya pasca-pertandingan.

Fabio Capello mengkritik keras Bastoni dan Chivu setelah insiden dalam pertandingan Inter-Juventus.

Kritik Capello terhadap Bastoni

Fabio Capello merasa kecewa melihat simulasi yang jelas dilakukan oleh Alessandro Bastoni saat pertandingan Inter melawan Juventus. Mantan pelatih Italia ini mengkritik keras tindakan Bastoni yang dianggapnya tidak pantas untuk pemain sekelas internasional. Dalam kolom terbarunya di Gazzetta dello Sport, Capello menyoroti bagaimana Bastoni menipu wasit dengan jatuh terlalu mudah saat berhadapan dengan Pierre Kalulu, yang menyebabkan kartu kuning kedua bagi bek Bianconeri tersebut.

Capello menulis, "Bastoni tidak bisa berperilaku seperti itu. Dua hal yang sangat mengejutkan saya. Pertama, seorang pemain seperti Bastoni, yang memiliki kaliber internasional dan merupakan sosok kunci di tim nasional kita, tidak bisa dan, yang terpenting, tidak boleh berperilaku seperti itu." Hal ini sangat mengecewakan bagi semua penggemar sepak bola yang melihatnya menipu wasit dengan simulasi yang jelas, terutama karena dia sudah mendapatkan kartu kuning dan berisiko mendapatkan kartu kuning kedua.

Chivu dan Konsistensi yang Dipertanyakan

Pelatih Inter, Cristian Chivu, menolak menyalahkan Bastoni dalam wawancara pasca-pertandingan, dengan menyarankan bahwa Kalulu seharusnya menghindari menaruh tangannya pada bek Inter tersebut. Namun, sebelum pertandingan, Chivu menyatakan bahwa dia tidak akan mengomentari wasit kecuali mendengar seorang pelatih Serie A secara terbuka mengakui keputusan wasit yang menguntungkan.

Capello melanjutkan, "Tindakan Chivu lebih penting daripada kata-katanya. Saya mengenal Chivu dengan baik, karena dia adalah salah satu pemain saya di Roma, tetapi kata-katanya setelah pertandingan sangat mengecewakan saya. Pelatih Inter tidak konsisten dengan apa yang dia katakan menjelang pertandingan, dan pada akhirnya, dia memberi kesan membenarkan apa yang terjadi. Lebih dari kata-katanya, tindakan Chivu yang lebih penting. Dia menggantikan Bastoni di babak pertama karena dia tahu persis bahwa Bastoni akan berisiko jika tetap di lapangan."

Capello mengharapkan pernyataan dengan nada yang sangat berbeda, terutama setelah kemenangan. Inter dan Juventus keduanya akan kembali beraksi di tengah pekan karena keduanya memiliki komitmen di Eropa. Bianconeri akan mengunjungi Galatasaray pada hari Selasa, sementara Inter akan bermain tandang di Bodo/Glimt pada hari Rabu dalam leg pertama babak play-off knockout Liga Champions.

Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!

Comments (0)

Tidak ada komentar, jadilah yang pertama!

You Might Also Like