Ringkasan Berita
-
Leonardo Bonucci kini menjadi bagian staf pelatih Gennaro Gattuso di timnas Italia.
-
Bonucci belajar taktik dari pelatih hebat seperti Max Allegri dan Antonio Conte.
-
Gattuso membawa pendekatan baru di Italia, membuat semua pemain merasa penting.
Leonardo Bonucci berbagi impian menjadi pelatih dan pembelajaran dari Gattuso, Allegri, dan Conte.
Peran Baru Bonucci di Timnas Italia
Leonardo Bonucci, mantan bek Juventus dan Milan, kini menjadi bagian dari staf pelatih Gennaro Gattuso di tim nasional Italia. Mereka tengah bersiap menghadapi play-off Piala Dunia mendatang, dengan ujian pertama melawan Irlandia Utara di New Balance Arena, Bergamo. Selanjutnya, Italia akan menghadapi Wales atau Bosnia dan Herzegovina untuk memperebutkan tempat di turnamen tersebut.
Bonucci menjelaskan bahwa keputusan untuk bermain di Bergamo didorong oleh pengalaman luar biasa saat pertama kali memimpin pertandingan di sana. Atmosfer yang penuh semangat dan adrenalin membuatnya merasa seolah-olah ada 23.000 orang di lapangan bersama mereka. Menurutnya, penting untuk memberikan 110 persen dan mengandalkan antusiasme untuk mencapai tujuan tanpa tekanan berlebihan.
Pembelajaran dari Pelatih Hebat
Dalam perjalanan kariernya, Bonucci banyak belajar dari pelatih-pelatih hebat seperti Max Allegri dan Antonio Conte. Dari Allegri, Bonucci belajar tentang intuisi dan kemampuan menempatkan pemain di posisi yang tepat, meskipun terkadang terlihat aneh pada awalnya. Allegri juga dikenal karena kemampuannya berkomunikasi dengan pemain tanpa mengeluh atau berbicara negatif.
Sementara itu, Antonio Conte memberikan kesan mendalam dalam hal taktik. Conte dikenal fleksibel dengan formasi, mulai dari 4-2-4, 4-3-3, hingga 3-5-2 yang dikuasai dengan baik oleh tim. Pengalaman ini memperkaya pengetahuan Bonucci dan memberinya berbagai opsi taktik yang siap digunakan.
Bonucci juga menyebutkan pengalamannya bekerja dengan pelatih lain seperti Rino di Milan dan Giampiero Ventura di Bari, yang turut membentuk pemahamannya tentang sepak bola. Semua pengalaman ini menyalakan semangat dalam dirinya untuk suatu hari menjadi pelatih.
Gattuso, sebagai pelatih baru Italia setelah pemecatan Luciano Spalletti, membawa pendekatan yang membuat setiap orang merasa penting. Bonucci bertanggung jawab untuk mempersiapkan rutinitas set play, baik dalam menyerang maupun bertahan. Selain itu, ia juga berkeliling untuk menyaksikan pemain beraksi dan terus berkomunikasi dengan klub-klub terkait.
Komunikasi dengan pelatih kebugaran dilakukan hampir setiap minggu, dan Gattuso secara rutin menghubungi pemain setelah pertandingan. Mereka terus memperbarui informasi tentang pelatihan dan pedoman nutrisi, serta bertukar ide mengenai siapa yang harus masuk skuad untuk pertandingan berikutnya.
Gattuso juga mengadakan makan malam dengan beberapa pemain potensial untuk memperkuat hubungan dan memberikan pemahaman tentang siapa mereka. Pendekatan ini disambut dengan antusiasme, dan Gattuso dianggap sebagai pemimpin yang hebat dan pribadi yang luar biasa.
Bonucci mengakui bahwa inspirasi untuk menjadi pelatih datang dari pengalaman bekerja dengan pelatih-pelatih hebat tersebut. Ia merasa beruntung dapat belajar dari mereka dan berharap dapat menerapkan pengetahuan ini di masa depan sebagai pelatih.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!