Atalanta: Kalau 100 Orang Ditanya, Semua Akan Bilang Itu Bukanlah Penalti

image

Pelatih Atalanta Gasperini sebut sepakbola sekarang sudah berubah. Banyak orang mencuri.

Gustaf Nilsson mencetak penalti kontroversial di menit-menit akhir saat Club Brugge meraih kemenangan tipis 2-1 atas Atalanta di leg pertama playoff Liga Champions.

Tim juara Belgia ini memulai pertandingan dengan baik dan mendapat hasil dari kerja keras mereka ketika winger Chemsdine Talbi memanfaatkan umpan salah dan memberikan umpan silang kepada Ferran Jutgla yang menyelesaikannya dengan tembakan kaki kanan ke pojok kiri atas gawang Atalanta pada menit ke-15.

Tim tamu menyamakan kedudukan empat menit sebelum babak pertama berakhir, melalui sundulan pemain timnas Kroasia Mario Pasalic dari umpan silang Davide Zappacosta dari sisi kiri.

Namun, ketika bek Swedia Atalanta Isak Hien menahan rekan senegaranya Nilsson dengan lengannya di injury time, wasit asal Turki Halil Umut Meler memberikan penalti untuk tuan rumah yang dikonfirmasi oleh Video Assistant Referee (VAR).

Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini terlihat marah dengan keputusan tersebut, tapi Nilsson tetap tenang dan berhasil mengelabui kiper Rui Patricio untuk memberikan kemenangan bagi timnya.

Club Brugge sepenuhnya mengendalikan pertandingan di awal yang relatif satu arah tapi gagal memanfaatkan beberapa peluang bagus. Tapi tim Italia, yang masih bersaing untuk gelar Serie A, tampil jauh lebih baik setelah menyamakan kedudukan.

Upaya dua mantan pemain Chelsea, Zappacosta dan Juan Cuadrado, sama-sama mendapat penyelamatan dari kiper tuan rumah Simon Mignolet, sementara gelandang pinjaman dari Udinese Lazar Samardzic menembak melenceng dari tiang gawang. Pemenang duel ini akan menghadapi Lille atau Aston Villa di babak 16 besar.

Keputusan Wasit Konyol


Bintang Atalanta Charles De Ketelaere mengatakan wasit yang memberikan penalti kontroversial untuk Club Brugge 'sangat arogan'. Lalu dia menegaskan, jika keputusan penalti itu ditanyakan ke 100 orang, tidak ada yang akan mengatakan itu pelanggaran.

Momen seharusnya menjadi kepulangan emosional De Ketelaere ke Bruges malah rusak oleh keputusan di injury time dari wasit Turki Umut Meler, yang menilai lengan Isak Hien yang menyentuh Gustaf Nilsson cukup untuk memberikan penalti penentu kemenangan.

Ketegangan kemudian meledak di peluit akhir. "Ini konyol," katanya kepada Sky Sport Italia. "Jika Anda tanya 100 orang, saya pikir dari 100 tidak ada yang akan mengatakan itu pelanggaran."

Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini merasa keputusan penalti untuk Club Brugge di playoff Liga Champions menunjukkan 'sepakbola sedang menjadi olahraga yang sama sekali berbeda.'

"Mendengar pemain dan pelatih, kita semua punya ide yang sama sekali berbeda tentang apa yang disebut pelanggaran. Tragisnya adalah sekarang semua orang diving untuk mencuri sesuatu, membuat pemain dapat kartu atau mencuri penalti."

"Sepakbola sekarang mengarah ke arah yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan olahraga ini. Kita harus menerima keputusan ini, tapi jujur saya bahkan tidak lagi memahami peraturannya sekarang dan saya tentu tidak menyukainya."


You Might Also Like