Ringkasan Berita
-
Real Madrid mengalami masa sulit setelah kalah dari Celta Vigo dan Manchester City, meningkatkan tekanan pada pelatih Xabi Alonso.
-
Karim Benzema menyoroti kurangnya koneksi antara pemain bintang seperti Mbappe, Vinicius, dan Bellingham di Real Madrid.
-
Benzema percaya masalah Real Madrid terletak pada pemain, bukan pelatih Xabi Alonso, untuk mengatasi keterpurukan tim.
Karim Benzema menjelaskan tantangan Real Madrid di bawah Xabi Alonso dan pentingnya peran pemain.
Real Madrid dalam Masa Sulit
Real Madrid saat ini sedang mengalami masa sulit setelah kalah dalam dua pertandingan terakhir melawan Celta Vigo dan Manchester City. Tekanan semakin meningkat pada pelatih kepala Xabi Alonso, yang bisa saja dipecat kurang dari setahun setelah mengambil alih. Dalam beberapa minggu terakhir, Real Madrid kesulitan dengan hasil dan performa. Alonso menjadi sasaran utama kritik, tetapi menurut Karim Benzema, ini lebih merupakan masalah pemain yang mempengaruhi Los Blancos.
Koneksi Antar Pemain yang Kurang
Benzema menjelaskan kepada L'Equipe (via Marca) bahwa yang kurang dari Real Madrid adalah koneksi antara Mbappe, Vinicius, Bellingham, dan Rodrygo. Setiap pemain perlu tahu peran mereka di lapangan. Bellingham harus memahami bahwa dia adalah playmaker, bukan pencetak gol. Mbappe adalah pencetak gol, bukan gelandang serang. Vinicius bukan gelandang bertahan, dia adalah pemain sayap kiri. Selama semua pemain tahu apa yang harus dilakukan di lapangan, itulah kuncinya. Karena kita berbicara tentang pemain yang termasuk dalam sepuluh besar dunia, dan mereka semua berada di tim yang sama.
Gambar via Aitor Alcalde/Getty Images
Ini menjadi sulit karena setiap pemain memiliki kepribadian dan karakteristik masing-masing. Semua orang ingin menjadi yang terbaik, jadi ini agak rumit. Setiap pemain perlu memahami bahwa dalam peran mereka, mereka dapat berkontribusi, tetapi itu untuk kebaikan tim.
Benzema: Xabi Alonso Tidak Bisa Menyelesaikan Masalah Real Madrid
Benzema dengan tegas percaya bahwa Alonso bukanlah orang yang bisa membawa Real Madrid keluar dari keterpurukan, melainkan para pemain itu sendiri. "Tidak, pelatih tidak bisa melakukan apa-apa. Dia memiliki nama, dia adalah yang bermain terbaik. Setelah itu, ini adalah masalah pemain. Jika rekan Anda lebih baik dari Anda, Anda harus menerimanya. Masalahnya adalah tidak menerima bahwa orang di depan Anda mencetak lebih banyak gol. Itulah mengapa Anda memiliki masalah ketika Anda memiliki lima atau enam pemain hebat bersama. Semua orang berkontribusi sesuatu. Dan, pada akhirnya, pencetak gol selalu mendapatkan sedikit lebih banyak perhatian daripada yang lain. Tapi dia selalu membutuhkan yang lain! Anda tidak bisa melakukannya sendirian."
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!