Benjamin Sesko menerima permintaan maaf dari mantan manajer Liga Premier setelah performa gemilangnya.
Striker Manchester United, Benjamin Sesko, baru-baru ini menerima permintaan maaf dari mantan manajer Liga Premier setelah menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Sesko mencetak enam gol dalam tujuh penampilan terakhirnya untuk United, sebagian besar sebagai pemain pengganti, sebelum akhirnya dipromosikan untuk menjadi starter dalam kemenangan 2-1 melawan Crystal Palace pada hari Minggu. Pemain internasional Slovenia ini mencetak gol kedelapan musim ini untuk memenangkan pertandingan bagi United di babak kedua.
Sesko direkrut dari RB Leipzig dengan biaya £74 juta pada musim panas ketika Ruben Amorim masih memimpin, namun hanya mencetak dua gol dalam 17 penampilan di bawah manajer asal Portugal tersebut. Namun, Sesko akhirnya menemukan performanya di bawah pelatih sementara Michael Carrick dan dengan cepat menjadi pemain kunci bagi United.
Transformasi di Bawah Michael Carrick
Performa gemilang Sesko ini mendorong permintaan maaf dari mantan manajer Tottenham, Tim Sherwood, yang sebelumnya menggambarkannya sebagai 'tidak cukup baik untuk bermain di Man United' dalam sebuah penampilan di Sky Sports pada bulan Januari. Kini, Sherwood menarik kembali klaim tersebut dan menjelaskan alasan perubahan pendapatnya tentang striker tersebut. Berbicara di podcast 'No Tippy Tappy Football', Sherwood mengatakan, "Saya mendasarkan penilaian saya pada Benjamin Sesko yang saya lihat bermain di bawah Ruben Amorim. Seorang striker yang tidak ingin berdiri dan mengambil penalti melawan Grimsby. Bahkan penggemar Man United yang paling setia akan mengakui bahwa dia tidak memenuhi harapan tahun lalu."
Sherwood melanjutkan, "Awalnya saya pikir dia akan berakhir persis seperti Wout Weghorst dan menjadi rekrutan gagal lainnya ... tetapi saya telah terbukti salah, dan saya berutang permintaan maaf padanya! Michael Carrick telah sepenuhnya mengubah Sesko dan sekarang dia bermain sesuai kekuatannya. Dia mengangkat dadanya, mencetak gol-gol hebat dan menakut-nakuti bek dengan kecepatannya. Dia adalah pemain yang berbeda dari beberapa bulan lalu di bawah Amorim."
Latihan Khusus di Dubai
Laporan dari The Athletic menyebutkan bahwa salah satu alasan di balik kebangkitan Sesko baru-baru ini adalah keputusannya untuk mengunjungi kamp pelatihan SPS Performance di Dubai bulan lalu. Disebutkan bahwa dia mengunjungi kamp tersebut selama 13 dari 14 hari di negara Teluk tersebut, berfokus pada latihan yang dirancang untuk meningkatkan kecepatan dan akselerasi pemain dari posisi diam. Selain gol kemenangannya dalam kemenangan 1-0 atas Everton - yang melihat Sesko berlari setengah lapangan sebelum mencetak gol - latihan tersebut tidak diragukan lagi memainkan peran dalam sundulannya melawan Crystal Palace, di mana dia melompat dan mengarahkan bola melewati kiper Dean Henderson.
Perubahan signifikan dalam performa Sesko ini tidak hanya menunjukkan kemampuannya untuk beradaptasi dan berkembang di bawah tekanan, tetapi juga menyoroti pentingnya dukungan dan pelatihan yang tepat dalam mengasah bakat seorang pemain. Dengan Michael Carrick di pucuk pimpinan, Sesko tampaknya telah menemukan pijakan yang kuat di Manchester United dan berpotensi menjadi salah satu pemain kunci di masa depan.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!