Ole Romeny dan Joey Pelupessy, Dua Keping Puzzle Hilang yang Akhirnya Ditemukan

image

Dua-duanya dipuji Kluivert. Kluivert: Saya sudah kenal Joey sejak 2011 di Twente.

Timnas Indonesia memiliki masalah dalam sisi efektivitas serangan. Beberapa kali peluang didapat tetapi kurang klinis sehingga konversi expected goals menjadi gol sangat kecil. 

Problem ini diselesaikan dengan mendatangkan Ole Romeny yang sekarang memperkuat Oxford di Inggris. Ole Romeny berhasil mencetak dua gol dalam dua laga debut bersama timnas Indonesia. 

Sementara itu di lini tengah, timnas Indonesia membutuhka double pivot yang saling mengisi dalam peran menyerang dan bertahan. Selama ini peran memberikan umpan presisi diberikan kepada Thom Haye, namun peran sebagai pemutus serangan sering berganti antara Ivar Jenner atau Nathan Tjoe a Oen. Beberapa kali Ricky Kambuaya mendapat peran tersebut. 

Joey Pelupessy menambah kekuatan di sektor double pivot yang memberi bukti saat lawan Bahrain. Selain distributor yang bagus dia juga pemutus serangan yang lugas. Dia pantas disebut gelandang pengangkut airnya Indonesia.

Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memuji penampilan Joey Pelupessy pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa malam.

Joey bermain selama 90 menit pada laga melawan Bahrain. Pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sebelumnya, Joey sama sekali tidak dimainkan saat bertemu Australia.

Mengenai Joey, Kluivert menyatakan sudah mengenal dan mengetahui potensi sang pemain saat masih melatih Twente.

“soal Joey, saya sudah kenal dia sejak 2011 saat masih di Twente, dan saya melihat ada perubahan pada dirinya. Saya juga mengubah dia dari bek kanan ke gelandang bertahan, dan sayaa bangga dengan adaptasi Joey, dan saya bangga dia memilih untuk membela Indonesia, dan memang Joey juga bangga mewakili Indonesia,” tutur pelatih asal Belanda itu.

Satu sanjungan khusus disampaikan Kluivert terhadap pencetak gol semata wayang ke gawang Bahrain, Ole Romeny. Pada pertandingan melawan Australia, yang menjadi debutnya untuk timnas Indonesia, Ole juga menyumbang satu-satunya gol untuk tim Garuda.

“Saya juga bangga dengan Ole sudah mencetak dua gol dari dua laga bersama timnas, dan semoga setelah ini, di Oxford United dia menjaga performa, sehingga pada Juni nanti dia akan kembali ke Timnas dengan lebih tajam lagi,” pungkas Kluivert.

Timnas Indonesia saat ini menghuni posisi keempat di klasemen sementara Grup C dengan koleksi sembilan poin setelah memainkan delapan pertandingan. Indonesia tertinggal empat poin dari tim penghuni posisi kedua, Australia, dan unggul tiga poin atas tim posisi kelima dan keenam, yakni Bahrain dan China.

Indonesia akan kembali memainkan dua pertandingan tersisa di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, pada Juni. Timnas Indonesia akan menjamu China pada 10 Juni, dan melawat ke markas Jepang pada 10 Juni.

Profil Ole Romeny

Ole Lennard ter Haar Romeny, yang lebih dikenal dengan nama Ole Romeny, adalah seorang pesepak bola profesional kelahiran 20 Juni 2000 di Belanda. Saat ini, ia berposisi sebagai penyerang di klub EFL Championship, Oxford United. Meskipun lahir di Belanda, Romeny mewakili tim nasional Indonesia di tingkat internasional.

Perjalanan karier sepak bola Romeny dimulai pada usia delapan tahun di DVOL di Lent, sebelum ia bergabung dengan akademi muda NEC Nijmegen. Ia mendapat promosi ke tim utama pada musim dingin 2018 dan menjadi bagian reguler skuad di bawah asuhan pelatih Pepijn Lijnders. Romeny membuat debutnya pada 19 Januari 2018 dalam pertandingan melawan Almere City, di mana ia masuk sebagai pemain pengganti dan sempat mengalami satu insiden unik; ia diusir keluar lapangan, menjadikannya pemain termuda yang mendapat kartu merah dalam debutnya di Eerste Divisie. Kartu merah tersebut kemudian dibatalkan setelah NEC mengajukan keluhan dan menang dalam proses banding.

Pada 30 September 2020, Romeny dipinjamkan ke Willem II di Eredivisie untuk satu musim dengan opsi pembelian permanen. Selanjutnya, pada 27 Januari 2022, ia pindah ke Emmen dengan kontrak selama 1,5 tahun sebelum bergabung dengan Utrecht pada 13 Juni 2023. Romeny akhirnya menandatangani kontrak jangka panjang dengan Oxford United pada 5 Januari 2025, dan mencetak gol pertamanya untuk klub ini pada 1 Maret 2025 dalam pertandingan melawan Coventry City.

Di ranah internasional, Romeny pernah bermain untuk tim nasional Belanda U-15 dan U-18, namun pada November 2024, ia memutuskan untuk mewakili Indonesia. Penggantian afiliasinya tersebut disetujui oleh FIFA pada 20 Februari 2025, yang menjadikannya terikat kepada timnas Indonesia. Pada 9 Maret 2025, Romeny menerima panggilan perdana untuk tim senior Indonesia untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia dan Bahrain. Ia mencetak gol debutnya untuk timnas pada 20 Maret 2025 melawan Australia dan berhasil mencetak gol kedua dalam kemenangan 1-0 atas Bahrain pada 25 Maret 2025.

Kehidupan pribadi Romeny menunjukkan keterikatan budaya yang kuat dengan Indonesia, karena neneknya dari pihak ibu dilahirkan di Medan, Sumatra Utara, saat daerah tersebut masih dikenal sebagai Hindia Belanda. Ole Romeny secara resmi mendapatkan kewarganegaraan Indonesia pada 8 Februari 2025.

Sepanjang kariernya hingga saat ini, Romeny telah membuat 163 penampilan di level klub dan mencetak 26 gol, dengan 30 total gol dalam pertandingan resmi di berbagai kompetisi. 

Profil Joey Pelupessy 

Joey Mathijs Pelupessy, yang lahir pada 15 Mei 1993, adalah seorang pesepak bola profesional yang saat ini bermain sebagai gelandang bertahan untuk klub Lommel di Liga Challenger Belgia. Meskipun dilahirkan di Belanda, ia mewakili tim nasional Indonesia di tingkat internasional.

Karier sepak bola Joey dimulai di FC Twente, di mana ia menjalani masa remaja dari tahun 2004 hingga 2014. Selama berada di klub, ia berhasil menembus tim senior setelah tampil di tim U19 dan U21. Pada musim 2013–14, Pelupessy terdaftar dalam tiga skuat tim senior, namun tidak memiliki kesempatan untuk bermain sebelum akhirnya pindah ke Heracles Almelo di Eredivisie.

Pada bulan Juli 2014, Pelupessy bergabung dengan Heracles Almelo dengan status bebas transfer dan mengenakan nomor punggung 14. Ia mencetak gol pertamanya untuk klub tersebut pada 4 Oktober 2014 dalam pertandingan melawan NAC Breda, yang berakhir dengan skor 6-1 untuk kemenangan Heracles. Di awal musim 2017–18, yang menjadi musim terakhirnya di klub, Pelupessy diangkat sebagai kapten tim. Selama berkarier di Heracles, ia mencatatkan 117 penampilan dan mencetak lima gol sebelum beralih ke Sheffield Wednesday di EFL Championship.

Joey menandatangani kontrak dengan Sheffield Wednesday pada 18 Januari 2018 sebagai penandatanganan pertama manajer baru, Jos Luhukay. Ia mengenakan nomor 32 dan mencetak gol pertamanya untuk klub pada 20 Februari 2018 melawan Millwall. Pada 4 Juni 2020, Pelupessy memperpanjang masa tinggalnya di klub selama satu tahun lagi, tetapi diumumkan pada 20 Mei 2021 bahwa ia akan meninggalkan Sheffield Wednesday setelah kontraknya berakhir.

Setelah itu, pada Juli 2021, ia bergabung dengan klub Turki, Giresunspor. Namun, pada 25 April 2022, Pelupessy memutuskan untuk kembali ke Belanda dengan bergabung bersama FC Groningen dengan kontrak tiga tahun. Terbaru, pada 19 Januari 2025, ia menandatangani kontrak satu setengah tahun dengan Lommel di Belgia.

Karier internasional Pelupessy dimulai pada level junior, di mana ia membela tim nasional Belanda dari U-16 hingga U-20. Pada Februari 2025, dia memutuskan untuk mewakili Indonesia dalam pertandingan internasional. Pada 10 Maret 2025, ia resmi memperoleh kewarganegaraan Indonesia, berkat leluhurnya yang berasal dari Maluku.

Dengan pengalamannya yang luas di berbagai liga Eropa dan latar belakang yang kaya, Joey Pelupessy diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi timnas Indonesia di pentas internasional.


You Might Also Like